Main Article Content

Abstract

Corak pendidikan yang dikehendaki oleh Islam adalah pendidikan yang mampu membentuk manusia yang unggul secara intelektual, kaya dalam amal, serta anggun dalam moral dan kebijakan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pendidikan Islam perlu merekonstruksi kembali konsep dan sistem pendidikannya sesuai dengan moral dan nilai-nilai Islam sehingga dapat membangun peradaban sesuai dengan misi Islam. Salah satu konsep pendidikan yang fundamental, integral dan ianggap mampu membangun peradaban serta dapat dijadikan sebagai kerangka ataupun landasan pendidikan dalam perspektif Syed Muhammad Naquib al-Attas adalah konsep ta’dib. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yakni melalui penelusuran kepustakaan. Kajian difokuskan pada konsep pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang ta’dib, dan implikasinya dalam pendidikan Islam. Data primer iambil dari karya-karya Syed Muhammad Naquib al-Attas. Sedangkan data sekunder iambil dari karya orang lain yang berhubungan dengan masalah penelitian. Data yang diperoleh didekati dengan pendekatan filosofis. Kemudian ianalisis dengan menggunakan metode deskriptif-analitis dan membandingkan dengan pendapat tokoh lain atau komparasi. Adapun hasil penelitian ini menjukan bahwa konsep ta’dib dalam pendidikan Islam seperti yang di dorong oleh Al-Atas memberikan implikasi baik akan lahirnya manusia yang beradab, yaitu manusia yang mampu mengintegrasikan ilmu, amal dan akhlak. Ketiga dimensi tersebut dapat mengantarkan manusia pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Dalam aktifitas pendidikan, aspek moral/akhlak sangat signifikan dalam proses pengembangan pendidikan Islam.

Keywords

Konsep Ta’dib, Syed Muhammad Naquib al-Attas, Pendidikan Islam

Article Details

How to Cite
Ahmad, A. (2021). Konsep Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam. AN NUR: Jurnal Studi Islam, 13(1), 32–50. https://doi.org/10.37252/an-nur.v13i1.98