Pesantren sebagai Solusi dalam Mengatasi ‘Maniak’ Media Sosial dan Game Anak

Studi Kasus Santri di Pondok Pesantren An-Nur Bantul Yogyakarta

Penulis

  • Muhammad Adam Fikri IIQ An-Nur Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37252/jpkin.v1i2.323

Kata Kunci:

Pondok Pesantren Indonesia, Media Sosial, Maniak Game Anak, Santri

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pondok pesantren dijadikan sebagai solusi dalam mengatasi maniak media sosial dan game pada santri di Pondok Pesantren An-Nur Bantul Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren bukan hanya tempat untuk mencari ilmu pengetahuan belaka. Tapi di sisi lain, pesantren juga mendidik santrinya dalam masalah etika, adab dan sopan santun. Dengan berbagai upaya dan pendekatan-pendekatan, pesantren ini terbukti bisa melerai anak yang menjadi kecanduan gadget, terlebih media sosial dan game. Pesantren An-Nur Bantul Yogyakarta juga mendapat berbagai persoalan atau tantangan-tantangan. Keadaan dunia yang semakin maju dan berkembang jika tidak diikuti oleh santri, menjadikannya minim pengetahuan luar, kurang cakap dalam hal teknologi, kurang percaya diri, dan bahkan ada yang tidak mau mengikuti perkembangan teknologi. Oleh karena itu, pesantren ini perlu adanya arahan dan bimbingan dari berbagai pihak yang terkait agar masalah-masalah tersebut dapat teratasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alifah, Fitriani Nur. “Pengembangan Strategi Pembelajaran Afektif.” Tadrib V, no. 1 (2019): 68-86.

Fitri, Emria, Nilma Zola, dan Ifdil Ifdil. “Profil Kepercayaan Diri Remaja Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) 4, no. 1 (2018): 1-5.

Herman. “Sejarah Pesantren di Indonesia.” Jurnal Al-Ta'dib 6, no. 2 (2013): 145-158.

Ichsan, Ahmad Shofiyuddin. “Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Islam (Sebuah Analisis Implementasi GLS di MI Muhammadiyah Gunungkidul).” Al-Bidayah Jurnal Pendidikan Dasar Islam 10, no. 1 (2018): 69-88.

Ichsan, Ahmad Shofiyuddin. “'Maniak' Media Sosial dan Game Pada Anak Usia Dasar (Studi Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Yogyakarata).” Magistra 10, no. 1 (2019).

Ismail, Iqbal Maulana, dan Mazda Husniyah. “Pengembangan Pendidikan Pesantren dalam Meningkatkan Profesionalisme Santri (Studi Pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda Mergosono Malang).” Jurnal Transformatif (Islamic Studies) 4, no. 1 (2020): 63-74.

Jannah, Nurul, Mudjiran, dan Herman Nirwana. “Hubungan Kecanduan Game dengan Motivasi Belajar Siswa dan Implikasinya Terhadap Bimbingan dan Konseling.” Konselor 4, no. 4 (2015): 119-207.

Lutfiwati, Sri. “Memahami Kecanduan Game Online Melalui Pendekatan Neurobiologi.” Anfusina 1, no. 1 (2018): 1-16.

Marpaung, Junierissa. “Pengaruh Penggunaan Gadget dalam Kehidupan.” Jurnal Kopasta 5, no. 2 (2018): 55-64.

Maulida, Annisa, Diana Imawati, Siti Khumaidatul Umaroh, dan Meyritha Trifina Sari. “Pengaruh Intensitas Bermain Game Online Terhadap Interaksi Sosial Remaja.” Motivasi 7, no. 1 (2020): 7-11.

Novrialdy, Eryzal. “Kecanduan Game Online pada Remaja: Dampak dan Pencegahannya.” Buletin Psikologi 27, no. 2 (2019): 148-158.

Nur, Muh. Zainuddin, dan Andi Agustang. “Kontrol Sosial Orangtua Terhadap Penggunaan Smartphone pada Remaja (Studi di Desa Giring-Giring Kecamatan Bontonmpo Kabupaten Gowa).” Jurnal Sosialisasi 6, no. 2 (2019): 68-73.

Nurdiana, Ery Wati. “Penanaman Nilai Karakter Remaja Melalui Permainan Tradisional.” Jurnal Sains Riset 9, no. 3 (2019): 52-60.

Nurlaela, dan Sangkala Ibsik. “Dampak Game Online Terhadap Moral Anak di Desa Malili Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur.” Jurnal Tomalebbi VI, no. 1 (2017): 93-104.

Ristanto, Budi. “Efek Penggunaan Disfemia dalam Teks Media.” Basindo 3, no. 2 (2019): 161-172.

Sihotang, Kasdin. “Berpikir Kritis: Sebuah Tantangan dalam Generasi Digital.” Respons 22, no. 02 (2017): 227-248.

Sudrajat, Adi. “Pesantren Sebagai Transformasi Pendidiakan Islam di Indonesia.” Vicratina 2, no. 2 (2017): 64-88.

Syafe'i, Imam. “Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 1 (2017): 61-82.

Ulya, Latifatul. “Analisis Kecanduan Game Online Terhadap Kepribadian Sosial Anak.” Jurnal Educatio 7, no. 3 (2021): 1112-1119.

Yuhandra, Erga, Suwari Akhmaddhian, Anthon Fathanudien, dan Teten Tendiyanto. “Penyuluhan Hukum Tentang Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Gadget dan Media Sosial.” Empowerment : Jurnal Pengabidan Masyarakat 04, no. 01 (2021): 78-84.

Diterbitkan

2022-07-31

Cara Mengutip

Adam Fikri, M. (2022). Pesantren sebagai Solusi dalam Mengatasi ‘Maniak’ Media Sosial dan Game Anak: Studi Kasus Santri di Pondok Pesantren An-Nur Bantul Yogyakarta. Musala : Jurnal Pesantren Dan Kebudayaan Islam Nusantara, 1(2). https://doi.org/10.37252/jpkin.v1i2.323

Terbitan

Bagian

Artikel