Dampak Akulturasi Budaya Islam terhadap Upacara Adat Mitembeyan di Subang

Penulis

  • Winiarti Winiarti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nurlaila Khairunnisa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Putri Safira Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ezita Verananda Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhamad Parhan Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37252/jpkin.v3i1.713

Kata Kunci:

Akulturasi Budaya, Kebudayaan Islam, Mitembayan

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai praktik upacara adat mitembeyan dan mengemukakan dampak serta makna upacara adat mitembeyan sebelum dan setelah akulturasi Islam di kabupaten Subang. Untuk mendukung dan memenuhi tujuan penelitian, digunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara tidak terstruktur. Wawancara dilakukan terhadap beberapa narasumber yang mengetahui perihal upacara adat mitembeyan, kemudian dilakukan pengolahan data untuk mencapai tujuan penelitian. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum akulturasi dengan agama Islam, tujuan dari mitembeyan yaitu sebagai bentuk penghormatan kepada Dewi Sri ketika akan mengawali bertani, dengan membawa sesajen dan beberapa perlengkapan lainnya yang ditujukan kepada leluhur. Setelah mitembeyan mengalami akulturasi dengan agama Islam, tujuan tersebut berganti menjadi rasa syukur atas berkah padi sehingga berdampak pada persiapan dan proses upacara adat mitembeyan.

Kata kunci : Akulturasi Budaya, Akulturasi Agama Islam, Mitembeyan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Akbar, A. Al. (2022). Says Islamic Culture: From the Crisis of Logic To Religious Drinks. Religio Education, 2(2), 92–102. https://doi.org/10.17509/re.v2i2.51779.

As, M., Tradition, A. C., To, B., To, W., Communities, L., People, I., Sebagai, M., Bersama, T., To, K., To, W., & Dengan, L. (2019). Mappadendang As a Communal Tradition Between To Wani To Lotang Communities and. Dialog, 42(63), 39–48.

Asir, A. (2014). Agama dan fungsinya dalam kehidupan umat manusia. Al-Ulum Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ke Islaman, 1(1), 50-58. https://doi.org/10.31102/alulum.1.1.2014.50-58.

Bauto, L. M., Sosiologi, J., Universitas, F., & Kendari, H. (2014). PERSPEKTIF AGAMA DAN KEBUDAYAAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA ( Suatu Tinjauan Sosiologi Agama ). 23(2), 11–25.

Berry, Jhon W. (2005). Acculturation: Living successfully in two cultures. International Journal Of Intercultural Relations. 29 (2005) 679-712. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2005.07.013.

Chaer. Abdul. 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta. Dorais, Louis Jacques.

Cita, K. D., & Hasibuan, R. S. (2019). Utilization of Food Plant by Sundanese Ethnic, in Nyangkewok Hamlet, Sukabumi Regency. Media Konservasi, 24(3), 303–313. https://doi.org/10.29244/medkon.24.3.303-313.

Dzofir, M. (2017). Agama Dan Tradisi Lokal ( Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebo Wekasandi Desa Jepang, Mejobo, Kudus). IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1). https://doi.org/10.21043/ji.v1i1.3104.

Elly M. Setiadi, Kama Abdul Hakam dan Ridwan Efend, Ilmu Sosial Budaya Dasar, (Jakarta:Pranadamedia Group, 2014), hal 27.

Gafur, A., Rusli, R., Mardiyah, A., Anica, A., & Mungafif, M. (1970). Agama, Tradisi Budaya dan Peradaban. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 21(2), 124–138. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v21i2.10665.

Hasan, N. (2021). Relasi Agama dan Tradisi Lokal (Studi Fenomenologis Tradisi Dhammong di Madura. In akad Media Publishing. https://www.google.co.id/books/edition/RELASI_AGAMA_DAN_TRADISI_LOKAL_STUDI_FEN/jyMlEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=hubungan+islam+dan+budaya&printsec=frontcover.

Koentjaraningrat, Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1993), hal 9

Maulana Muhammad Ali, Islamologi (Dienul Islam) (Jakarta: Ikhtiar Baru VanHouve, 1980), hlm.2

Mustaqim, M. (2017). Pergeseran Tradisi Mitoni: Persinggungan Antara Budaya Dan Agama. Jurnal Penelitian, 11(1), 119. https://doi.org/10.21043/jupe.v11i1.2016.

Murweni, I., Indonesia, U. P., & Yusuf, R. (2018). MEMBANGUN SOCIOPREUNERSHIP DAN INOVASI PRODUK MELALUI NILAI- NILAI KEARIFAN LOKAL PADA KELOMPOK TANI TIRTA MULYA DESA CIPINANG KECAMATAN CIMAUNG-KABUPATEN BANDUNG DESA CIPINANG KECAMATAN CIMAUNG – KABUPATEN BANDUNG Program Studi Ekonomi dan Bisnis , Polit. December.

M. Zainal Abidin. (2009). Islam dan Tradisi Lokal Dalam Perspektif Multikulturalisme. Millah, VIII(2), 297–309.

Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books, 1(1), 3-4.

Nurcahyo, R. J. (2019). 6647-18776-1-Pb. 10(2).

Parhan, M., Maharani, A. J., Haqqu, O. A., Karima, Q. S., & Nurfaujiah, R. (2022). Orang Indonesia dan Jam Karet: Budaya Tidak Tepat Waktu dalam Pandangan Islam. Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi, 12(1), 1141–1152.

Purnama, Y. (2014). Studi Kepercayaan Masyarakat Jatigede. Patanjala?: Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 6(2), 239. https://doi.org/10.30959/ptj.v6i2.197

Puspita, A. (2022). Religious Socialism Gives Birth to A Dynamic World: A Critical Review of Dialectical Materialism and Historical Materialism. Religio Education, 2(1), 21-33.

Ramli, Z., & Cahyana, A. (2020). Mitembeyan Dalam Tinjauan Budaya Visual. Prosiding ISBI Bandung, 212, 117–122. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/Prosiding/article/view/1318.

Redfield, R., Linton, R., & Herskovits, M.J. 1936. Memorandum on The Study of Acculturation. American Anthropologist, 38, 149-152.

Ruchjana, B.N., Borovkova, S.A., and Lopuhaa, H.P., 2012, Least squares estimation of Generalized Space-Time AutoRegressive (GSTAR) model and its properties, The 5th International Conferences on Research and Education in Mathematics, American Institute of Physics Conference Proceedings. 1450, pp 61 -64 (2012).

Santoso, B. (2006). Bahasa dan identitas budaya. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 1(1), 44-49.

Setyawan, B. W., Putranto, A., & Sulaksono, D. (2023). Upacara Adat sebagai Ikon Pengembangan Cultural Tourism di Kabupaten Pacitan. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(1), 41. https://doi.org/10.37253/altasia.v5i1.7090.

Soekanto, S. (2001). Sosiologi sebagai pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sufia, R., Sumarmi, & Amirudin, A. (2016). Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan, 1(4), 1–6. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/6234.

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Journal Form of Culture, 5(1), 1–10.

Umami, A. A., Lies, U., Khadijah, S., & Lusiana, E. (2023). Cite This Article.: 2(3), 42–51.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-01-18

Cara Mengutip

Winiarti, W., Khairunnisa, N., Safira, P., Verananda, E., & Parhan, M. (2024). Dampak Akulturasi Budaya Islam terhadap Upacara Adat Mitembeyan di Subang. Musala : Jurnal Pesantren Dan Kebudayaan Islam Nusantara, 3(1), 21–45. https://doi.org/10.37252/jpkin.v3i1.713

Terbitan

Bagian

Artikel